Pengabdian Masyarakat

Kehutanan

Flora & Fauna

Potensi Bencana

Senin, 30 Maret 2015

Aksi Kemanusiaan Ekspedisi NKRI 2015



Subkorwil Belu - Sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap warga masyarakat sekitar wilayah penugasan, Tim Ekspedisi NKRI 2015 Subkorwil -8 Belu kembali menggelar aksi kemanusiaan berupa kegiatan pengobatan massal gratis yang bekerjasama dengan Puskesmas Inbate, Puskesmas oeolo dan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Batlyon Infantri 744/SYB serta  SDK Nilulat, jika sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan di desa dirun Kabupaten Belu NTT, maka kegiatan yang sama kali ini kembali dilaksanakan di Desa Ninulat kabupaten Bikomi Nilulat,sebuah desa yang terletak di kaki gunung mutis.

Kegiatan yang dipimpin Lettu CKM dr. Martin Perdana  M, Dokter Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-8 mewakili Dantim Pengmas Ipda Nelson Lopes itu disambut antusias masyarakat setempat, terlihat berbondong-bondong kelokasi pengobatan di SDK Nilulat Desa Nilulat Kabupaten Timur Tengah Utara. Pengobatan gratis ini didukung 2 tenaga dokter serta dibantu beberapa perawat dari puskesmas inbate dan oeolo.

Menurut dr Martin dari hasil pengobatan massal yang dilakukan tercatat 281 orang berobat terdiri dari pasien anak dan dewasa dengan persentase keluhan 65 persen diantaranya menderita penyakit nialgia dan rematik, sekitar 25% menderita penyakit kulit dan sisanya menderita penyakit lain seperti gangguan pencernaan, cacingan anak,juga demam,penyakit tersebut di sebabkan karena masyarakat sekitar desa nilulat banyak yang berusia lanjut.

“Jadi memang pasien yang datang kebanyakan pasien lanjut usia dan faktor lainnya adalah masyarakat yang kurang memperhatikan kesehatan lingkungan itu sangat mempengaruhi munculnya penyakit tersebut, ”ujar dr Martin.       .

Disela-sela acara pengobatan massal gratis juga dilaksanakan Kegiatan Belajar dan Mengajar kepada murid-murid SDK Nilulat Oleh Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-8.

Dipihak masyarakat yang diwakili oleh Marsel Sara, Kepala Kecamatan Bikomi Nilulat menyambut positif kegiatan ini “Karni sangat membantu masyarakat untuk kesehatan“ujarnya. Acara yang berakhir pukul 14.30 WITA ini dihadiri juga oleh Wadan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat.

Ekspedisi  NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara Tahun 2015 merupakan kegiatan ekspedisi yang ke-5, setelah berturut turut dilaksanakan yaitu Ekspedisi Bukit Barisan di Sumatra Tahun 2011. Ekspedisi Khatulistiwa di Kalimantan Tahun 2012, Ekspedisi Koridor Sulawesi Tahun2013 ,serta Ekspedisi Maluku dan Maluku utaraTahun 2014.

Selain Subkorwil Belu, Peserta Ekspedisi ditempatkan diwilayah Karangasem, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Sumba Barat Daya, Ende dan Alor.
Masing-masing Subkorwil mengemban misi untuk melaksanakan pendataan dan pemetaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, seperti Pengabdian Masyarakat, Penjelajahan, penelitian meliputi Kehutanan, Flora Fauna, Geologi, Potensi Bencana dan Sosial Budaya.
Disamping itu, Ekspedisi ini juga mengemban misi untuk membuka daerah terisolir, mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan kesadaran akan pertahanan keamanan wilayah. ( Tim Media Ekspedisi NKRI)

Sabtu, 28 Maret 2015

Komando Utama Ekspedisi NKRI 2015 Lakukan Evaluasi


Ekspedisi NKRI 2015 - Komando Utama Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 bersama Tim Ahli melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan Ekspedisi, di Markas Komando Utama Ekspedisi NKRI, Gedung Pramuka Saka Wirakartika Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur (28/03/2015).

Evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 Letnan Kolonel Infanteri Yuri Ilyas Mamahi didampingi Kabagminlog Ekspedisi Letnan Kolonel Cba Bambang Muktiyono.

Kegiatan diawali doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Ekspedisi, sekaligus doa atas meninggalnya orangtua dari peserta Ekspedisi NKRI Subkorwil Karangasem Pratu Ketut Budiartika. Pembukaan Evaluasi   Kegiatan,  pendataan serta temuan oleh Kepala Seksi Operasional Ekspedisi NKRI 2015 Kapten Inf Yanuar Setiyaga.

Kegiatan dilakukan dalam rangka menyelesaikan kendala, permasalahan, pencapaian sasaran, serta manfaat yang telah dikerjakan dan dirasakan oleh masyarakat bangsa dan Negara sesuai bidang bidang yang telah dilaksanakan sampai dengan Maret 2015, sekaligus kelanjutan kegiatan kedepan yang lebih baik. 

Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada di daerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan, juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela negara, penyuluhan Keluarga Berencana, Keluarga Pra-sejahtera, penyuluhan kelestarian Sumber Daya Alam, pengobatan massal,bakti sosial,karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, kegiatan sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hadir pada Kesempatan Tim Ahli dari berbagai perguruan tinggi, Perwira Koordinator bidang, Perwira Monitor wilayah beserta Staf Pendukung kegiatan Ekspedisi NKRI 2015. (Tim Media Ekspedisi NKRI 2015)

Jumat, 27 Maret 2015

Paparan Pelaksanaan Ekspedisi NKRI 2015



Ekspedisi NKRI 2015 - Deputi  I Menko PMK Bidang Koordinasi Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial Willem Rampangile bersama Danjen Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo selaku Komandan Ekspedsi NKRI 2015 memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Ekspedisi NKRI Tahun 2015, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat (25/03/2015).

Pada kesempatan Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 Letnan Kolonel Infanteri Yuri Ilyas Mamahi memaparkan perkembangan kegiatan Ekspedisi Kepulauan Nusa Tenggara sampai dengan Maret 2015.
Dalam paparannya disampaikan pendataan pada Bidang Kehutanan didapati 132 Data, Flora 775 data, Fauna  :  820  data, Potensi bencana  :  205  Temuan, Geologi  :  95  data, Sosbud  : 347 data, Pengabdian Masyarakat (Kegiatan Fisik 70 kegiatan)  dan Pengabdian Masyarakat (Kegiatan Non Fisik = 216 Kegiatan).

Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 merupakan kelanjutan dari empat  Ekspedisi sebelumnya yaitu Ekspedisi Bukit Barisan Tahun 2011 di Pulau Sumatera, Ekspedisi Khatulistiwa Tahun 2012 di Pulau Kalimantan, Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi Tahun 2013 dan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014.

Kegiatan Ekspedisi melibatkan 1.227 personel, terdiri dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), Pemda dan Masyarakat. Pelaksanaan Ekspedisi berlangsung sejak tanggal 5 Februari, dan berakhir pada tanggal 5 Juni 2015. Ekspedisi 2015 adalah yang ke-5, setelah Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan.

Pada kesempatan Komandan Ekspedisi menyampaikan, “Dukungan dari pihak-pihak yang terkait di daerah seperti satuan kewilayahan, pemerintah daerah setempat, kepolisian daerah dan masyarakat sangat baik serta mendapatkan apresiasi yang positif.”
Hadir pada acara tersebut Waasops dan Waaster Kasad, Waasops Kasal, Paban-IV/Ster TNI, Aster Kasdam-IX/Udayana, Kabag Minlog Ekspedisi NKRI 2015 serta perwakilan dari Kementerian/Lembaga  Negara.(Tim Media Ekspedisi NKRI 2015)

Kamis, 26 Maret 2015

Ekspedisi NKRI 2015 Periksa dan beri Kacamata Gratis


Subkorwil Karangasem -  Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil 1/Karangasem  bersama Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI) dan PERDAMI Bali menyelenggarakan pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis di SDN 2 Sukadana dan SMPN 2 kubu Kabupaten Karangasem (25/03/2015).

Pemeriksaan  mata  dan  pemberian  bantuan  kacamata secara gratis, merupakan salah satu bentuk kegiatan Pengabdian Masyarakat Ekspedisi NKRI 2015. Kegiatan  pemeriksaan yang diselenggarakan  di beberapa  sekolah ini dilakukan oleh dua  petugas pemeriksa mata dibantu oleh peserta Ekspedisi NKRI 2015. 

Hasil pemeriksaan 159 pasien di SDN 2 Sukadana sebanyak,  149 Siswa, dan 10 Guru, 8 diantaranya mengalami gangguan pada mata, 4 Siswa (-) dan 4 Guru (+). Pemeriksaan di SMPN 2 Kubu sebanyak 293 pasien,  280 Siswa, dan 13 Guru, 17 diantaranya mengalami gangguan pada mata, 4 Siswa (-) dan 13 Guru (+).

Kegiatan ini memberikan manfaat bagi para siswa siswi yang mengalami gangguan penglihatan, mengingat mata adalah salah satu organ penting yang mendukung proses kegiatan belajar. Selain itu, diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan kesadaran bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan mata.

Ekspedisi NKRI selain menggali potensi yang ada di daerah meliputi flora dan fauna serta kekayaan alam yang belum diberdayakan, juga melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan pembangunan karakter dan bela negara, penyuluhan Keluarga Berencana, Keluarga Pra-sejahtera, penyuluhan kelestarian Sumber Daya Alam, pengobatan massal, bakti sosial, karya bakti infrastruktur sekolah dan tempat ibadah, kegiatan sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan Ekspedisi melibatkan 1.227 personel, terdiri dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), Pemda dan Masyarakat. Pelaksanaan Ekspedisi berlangsung sejak tanggal 5 Februari, dan berakhir pada tanggal 5 Juni 2015. Ekspedisi 2015 adalah yang ke-5, setelah Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan.(Tim Media Subkorwil Karangasem/Tim Media Ekspedisi NKRI 2015)


HASTAG #EKSPEDISINKRI

CEREMONY

Sosial Budaya

Penjelajahan

Geologi

 
Design By eighTsuN Copyright © 2015 Ekspedisi NKRI